Benih Bermutu Kunci Keberlanjutan Rempah Maluku Utara
Ternate - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku Utara terus memperkuat pengawalan mutu benih pala sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan rempah unggulan daerah. Monitoring produksi benih pala dilakukan di salah satu lokasi penangkar benih di Togafo, Kamis (11/06/2026).
Maluku Utara saat ini memiliki lima varietas unggul pala yang telah dilepas pemerintah, yaitu Ternate-1, Tobelo-1, Tidore-1, Makian, dan Patani. Produksi benih mengacu pada Kepmentan Nomor 82 Tahun 2023 agar mutu benih terjamin dan asal-usulnya dapat ditelusuri.
Benih pala bersertifikat berasal dari Pohon Induk Terpilih (PIT) dan diproduksi melalui tahapan penyemaian hingga pembesaran bibit sebelum siap salur. Bibit dinyatakan layak tanam minimal berumur 8 bulan, sehat, seragam, dan bebas Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).
Dalam monitoring tersebut, Kepala BRMP Maluku Utara, Dr. Warsita, S.P., M.M. meninjau produksi sekitar 149.911 batang bibit pala dan menegaskan pentingnya menjaga kualitas benih. Benih bermutu dinilai menjadi fondasi keberlanjutan perkebunan pala sekaligus investasi jangka panjang bagi masa depan rempah Maluku Utara.